Skip to main content

SINAMOT (Sistem Informasi Nilai Acuan Melamar Orang Toba) - Kalau Sinamot Ada Aplikasinya




"Yang aku mau lebih bahas disini adalah tentang imajinasiku, bagaimana ya jadinya kalo sinamot ini dijadikan aplikasinya."


Halo semua.

Apa kabar kita pada saat ini?
Pada postingan kali ini aku mau berbagi sedikit tentang apa yang aku mengerti tentang Suku Batak Toba. Walaupun isu tentang Karo Bukan Batak sedang hot sekarang, tapi bukan halangan bagiku seorang Karo untuk belajar apa yang terjadi pada suku Batak Toba.

Setiap suku memiliki ciri dan keunikan masing-masing. Baik dalam hal pakaian, rumah adat, lagu sampai adat perkawinan berbeda semua. Termasuk juga pada suku Batak Toba. Dan hal yang ingin aku ulas pada saat ini tentang suku Batak Toba adalah tentang salah satu bagian dalam sistem pelamarannya, yaitu sinamot.
Bagi yang belum tahu apa itu sinamot, tenang saja, karena aku akan berbagi apa yang aku tahu tentang sinamot itu sendiri (kalo aku salah, bersedia untuk diluruskan ;)). Sinamot adalah sebuah nominal yang ditentukan oleh pihak keluarga wanita untuk dibayarkan oleh pihak keluarga pria, sebagai tanda "pembelian". Pembelian? Apakah terjadi human traficking disini? Oh tidak.

Pada adat Batak Toba yang juga mirip dengan suku Karo, memang apabila seorang pria ingin melamar seorang wanita, maka si pria dianggap akan " membeli" dalam artian menjadikan si wanita itu milik si pria. Karena sistem keturunan Batak Toba itu adalah patrineal, maka seorang wanita yang sudah menikah atau "dibeli" sudah turut dalam marga suaminya, sudah dianggap tidak lagi berada pada marga orangtuanya. Oleh karena itulah mengapa ada sistem ini.

Itulah sekilas yang aku mengerti tentang sinamot ini. Aku gak akan bahas lebih dalam lagi, karena memang aku juga tidak terlalu mengerti semuanya. Yang aku mau lebih bahas disini adalah tentang imajinasiku, bagaimana ya jadinya kalo sinamot ini dijadikan aplikasinya. Pasti akan sangat bermanfaat.
Kita buatlah nama aplikasinya SINAMOT alias Sistem Informasi Nilai Acuan Melamar Orang Toba. Mau tau apa fitur-fiturnya? Yok kita Cekidot.

1. E-sinamot
Biasanya kalo ada kata "e" di depan suatu tulisan, biasanya itu berkaitan dengan elektronik dan bisa juga dengan internet. Jadi kalo ini namanya e-sinamot, maka berarti sinamot ini adalah sinamot elektronik. Jadi sinamotnya bukan dalam bentuk uang fisik, tapi dalam bentuk elektrik, jadi kayak pulsa gitu. Untuk mengisinya, si pria dapat mengirim melalui bank, dan secara otomatis akan tersimpan sebagai saldo pada aplikasi. Jadi kalo pas mau nikah, si pria bisa bilang sama calon mertuanya: "sinamotnya udah aku transfer ya tulang, coba tulang refresh aplikasinya".

2. Sinamot Calculator
Fitur ini berfungsi untuk menghitung nilai sinamot dengan rumus yang sudah ditentukan. Jadi sinamot tidak ditentukan dengan tafsiran, tapi sudah ada "kali-kalinya". Pengalinya bisa diambil dari jenjang studinya, anak ke berapa, apa pekerjaannya, usia berapa, berapa pariban yang kenak tekong,  dsb. Jadinya kalo seorang pria, lagi pdkt dengan seorang wanita, dia bisa sambil tanya2 faktor pengali itu dan kemudian bisa langsung menghitung berapa sinamot yang harus dibayarkan jika memang akhirnya jodoh dan ingin melamar si wanita. Jadinya dari awal pdkt pun, si pria udah bisa mulai nabung, kira2 berapa "modal" buat dia nikah nantinya.

3. Sinamot Planner
Kalau si pria sudah tau berapa kira2 sinamot yang bakal dia harus capai, maka selanjutnya dia bisa menggunakan fitur sinamot planner. Dengan memasukkan bulan dan tahun rencana ingin menikah, serta jumlah sinamot maka aplikasi akan mengolah data tersebut dan akan mengeluarkan berapa target bulanan dan tahunan yang harus dicapai.

4. Sinamot Warrior Forum (SWF)
Sinamot warrior bisa diartikan pejuang sinamot. Jadi boleh dibilang kalo SWF ini adalah forum dimana para pria pejuang sinamot dapat berbagi pengalaman-pengalaman mereka saat mengumpulkan sinamot. Jadi disini pejuang sinamot bisa curcol sepuasnya. Tentu sesama pejuang sinamot dapat lebih saling memahami satu sama lain, juga saling menguatkan.

5. Sinamot Donation
Tak menutup kemungkinan bagi para pejuang sinamot, dapat berbagi sinamot dengan pejuang lainnya. Jadi misalnya ada pejuang sinamot yang sudah kepepet jadwal nikahnya, tapi sinamotnya masih belum memenuhi kuota. Jadi bagi pejuang sinamot yang punya kelebihan sinamot, bisa mendonasikan jumlah sinamot yang dimilikinya kepada pejuang yang kekurangan tersebut. Cukup dengan membuka profil si pejuang, dan kemudian menekan tombol donasi, pejuang donatur dapat menentukan berapa jumlah sinamot yang akan didonasikan.

Jadi demikianlah pemikiranku kalo sinamot mau dibuat aplikasinya. Seluruh penjelasan diatas, sama sekali tidak bermaksud untuk merendahkan atau menyinggung suku Batak Toba. Itu hanyalah luapan imajinasiku, yang sempat terpikir di kala membahas rencana pembuatan sistem informasi di kantor.
Jadi apakah suatu saat ini akan betul-betul terlaksana? Aku pun tidak tahu. Tapi sekiranya ada yang mau membuat, mungkin post ini bisa jadi bahan pertimbangan.

Sampai jumpa di ledakan imajinasi selanjutnya :)

 (sumber gambar: http://ermor.blogspot.co.id)
 

Comments

Popular posts from this blog

Aplikasi Pencari Jodoh Suku Karo

Mesin Pangkas Rambut Otomatis

Toko Online (Marketplace) Barang Hasil Daur Ulang