Aplikasi The Forgotten - Portal Untuk Tempat Wisata Yang Terlupakan


"Maka terjadilah ledakan imajinasi dalam pikiranku. Bagaimana kalau dibuat satu portal untuk mempromosikan hal-hal yang menarik disuatu daerah yang belum diketahui banyak orang?"


Aloha...
Salam jumpa lagi dengan aku. Akhirnya setelah sekian lama juga aku bertapa, tidak buat ledakan imajinasi yang baru, kini tibalah saatnya aku kembali membagikan ledakan imajinasi yang ada di kepalaku.

Tapi tunggu dulu, ada gak yang penasaran kenapa aku "hiatus" beberapa saat dari dunia perledakan imajinasi? Bagi yang  mau tau, ini aku kasitahu alasannya. Jadi sebenarnya aku mengikuti beberapa event yang bisa mendaftarkan ide inovasinya. Tapi dari beberapa ledakan imajinasi yang aku masukkan, gagal lolos semua. Jadinya aku agak down, apa sebenarnya ledakan imajinasi ini memang sulit jadi kenyataan ya? Makanya jadi agak malas untuk buat lagi. Ketika tadi aku berkunjung ke salah satu toko buku, ntah kenapa aku jadinya ada semangat lagi untuk menulis ledakan imajinasi. Mungkin karena memang dulu pernah semangat bermimpi untuk jadi penulis ya, makanya pas lihat buku-buku orang, jadinya aku semangat untuk menulis kembali.

Semangat menulis sudah ada, tapi apa imajinasi yang mau diledakkan ya? Tiba-tiba aku teringat dengan video yang aku tonton bersama Bang Alan Simatupang tadi. Kami menonton video tentang daerah Barus, kampungnya Bang Alan yang terletak di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Ayoo, ada yang tau tidak tentang Barus? Pernah dengar Kapur Barus. Kalau kalian bilang kamper, yap benar sekali. Kalau sekarang kapur barus sudah diproses di pabrik, nah dulu kapur barus ini diperoleh dari pohon kapur yang ada di daerah Barus ini.

 Dan tahukah kalian, kalau Barus inilah yang menjadi awal peradaban di Indonesia, karena kabar-kabarnya ini sebelum masehi, orang-orang asing sudah datang ke Barus yang merupakan kota pelabuhan untuk mengambil hasil tanaman disini, terutama Kapur yang berfungsi untuk menjadi pengawet. Kapur ini katanya yang jadi pengawet mumi untuk firaun dulu. Apakah betul, seperti itu. Mau tau lebih jelas, boleh hubungi aja abangku ini Bang Alan Simatupang, biar dia yang cerita detailnya. Karena aku bakal lebih banyak bahas ledakan imajinasi disini :)

Oke, jadi begini. Bang Alan tadi sempat nanya samaku, bagaimana ya cara mempromosikan daerah Barus ini? Karena walaupun nilai historis dari kota pelabuhan Barus ini sangat kuat, namun sedikit sekali masih yang berminat untuk melakukan perjalanan wisata disini. Terlepas dari usaha, yang dapat dilakukan pemerintah setempat, bang Alan bertanya apa yang bisa kami lakukan (pemuda) untuk mempromosikan kota ini? Maka walaupun percikan api tidak langsung terjadi dalam pikiranku untuk meletupkan imajinasi ini, kunyalakan sendiri apinya. Maka terjadilah ledakan imajinasi dalam pikiranku. Bagaimana kalau dibuat satu portal untuk mempromosikan hal-hal yang menarik disuatu daerah yang belum diketahui banyak orang? Mau tau seperti apa,  yok kita simak ledakan imajinasi berikut ini :)

1. Berbentuk Geographic Information System (GIS)
 Jadi nanti kalo aplikasi ini dibuka, bentuknya semacam peta yang ada icon-icon lokasi tempat wisata di dalamnya. Yang sering main GTA pasti udah kebayanglah macam apa peta disini nantinya. Tiap lokasi  wisata yang sudah didaftarkan akan muncul di peta. Kalo pengguna menekan salah satu icon, maka akan muncul keterangan lengkap tentang tempat wisata tersebut, mulai dari lokasi, jenis tempat wisata, serta kisah-kisah historis yang mungkin berkaitan dengan tempat wisata tersebut.

2. Tempat wisata yang didaftarkan bukan tempat wisata populer
Namanya juga The Forgotten. Jadi di aplikasi ini tempat wisata yang ditampilkan fokus pada tempat wisata yang memang terlupakan atau kurang diekspose. Malahan bisa juga tempat wisata yang baru ditemukan. Jadi target pengunjung yang diharapkan datang pun, adalah pengunjung yang ingin pengalaman betul-betul baru yang belum pernah dirasakan dan dikunjungi sebelumnya.

3. Fitur Badge
Setiap pengguna/traveler yang memutuskan akan pergi ke salah satu tempat wisata yang dilihat di aplikasi The Forgotten dan akhirnya telah sampai disana, maka dapat menggunakan fitur check in. Setelah check in, pengguna akan mendapatkan badge sesuai dengan tempat wisata tersebut. Perolehan bagde tertentu akan membuat si traveler mendapatkan julukan-julukan yang dapat memberikan identitas kepada si traveler. Tak hanya itu, jika perolehan badge telah mencapai titik tertentu, maka akan terdapat reward yang dapat diklaim oleh traveler. Misalkan, voucher dari airbnb. Bagi yang kurang tahu apa itu airbnb, airbnb adalah sebuah startup yang bekerja sama dengan warga lokal dalam penyediaan kasur untuk tidur dan sarapan pagi bagi wisatawan. Ya jadinya aplikasi The Forgotten ini nanti kerjasama juga dengan berbagai pihak, termasuk airbnb.

4. Fitur donasi untuk membantu pemeliharaan tempat wisata
Tempat wisata yang seperti ini, biasanya jarang dikelola dengan baik oleh pemerintah dan warga. Entah mengapa di banyak daerah di Indonesia terutama di daerah sumatera utara yang saya lihat, sektor pariwisata tidak terlalu diperhatikan. Biarkan saja seperti itu, toh ada juga yang datang. Hal itu tidak berlaku bagi daerah wisata yang terlupakan. Oleh karena itu, jika seseorang sudah mendaftarkan sebuah tempat wisata di aplikasi The Forgotten dan berniat merawat tempat wisata itu agar bertahan dan semakin baik,  orang tersebut dapat mengumpulkan donasi melalui aplikasi ini. Nantinya dengan persyaratan yang jelas, pengelola tempat wisata dapat mencairkan uang hasil donasi yang diberikan oleh pengguna/traveler yang menggunakan fitur donasi.

Yup.. Jadi itulah ledakan imajinasi yang muncul di pikiranku sekarang. Bagaimana menurut kalian? Kalau aku sih senang sekali kalau ini betul-betul direalisasikan. Karena kesan adventurenya dapat plus ada misteri-misterinya gitu, karena memang terlupakan. Kayak jadi Indiana Jones dan Lara Croft jadinya kan? :D

Okelah kalau begitu.
Moga secepatnya aku buat ledakan imajinasi lagi ya, dan kita ketemu disitu.
Daaaaa.

sumber gambar : wikimedia.com

Comments

  1. Baru tai kalau cikal bakal kapur barus itu dari Barus hehe

    Thanks infonya ms
    Salam dari Rembang

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe.
      iya mas, makanya namanya kapur barus :)

      salam kenal juga dari medan mas :)

      Delete

Post a Comment

Popular Posts