Aplikasi Kolaborasi Musisi Profesional dan Musisi Rookie


"Nah akhirnya tercetuslah ledakan imajinasi di kepalaku, bagaimana ya kalau ada aplikasi yang bisa membantu seorang musisi baik yang amatir ataupun yang meniti karir untuk dapat duet dengan dengan musisi yang lebih senior dan berpengalaman"


Heihoo.
Bulan desember sekarang ya. Jadi izinkan saya mengucapkan Selamat Natal bagi yang merayakan. Kiranya maksud kelahiran Yesus yang datang ke dunia ini, yang menjadi kurban untuk penghapusan dosa bisa menjadi perenungan bagi kita :)

Okeeh. Ketemu lagi di ledakan imajinasi edisi sekian-sekian :D
Di ledakan imajinasi kali ini aku mau mengapresiasi salah satu temanku dari SMP. Namanya Ezra Deardo Purba. Dia adalah seorang trumpeter, yang sudah sering konser dimana-mana. Nah Ezra ini sering kali melike ledakan imajinasiku di linkedin ku. Jadi inilah balasnya bisa kuberikan samandu ya ez. :D

Nah, aku pikir-pikir, bagaimana cara aku apresiasinya ya? Akhirnya aku teringat dengan Ezra yang kolaborasi dengan Rio Sidik. Awalnya sih aku gak kenal juga sama Rio Sidik ini. Tapi setelah cari tau infonya baru aku tau ternyata Rio Sidik ini adalah peniup trompet yang sudah sering konser ke luar negeri. Wah, hebat sekali ya, dan Ezra juga hebat bisa kolaborasi dengan musisi sekelas Rio Sidik. Nah akhirnya tercetuslah ledakan imajinasi di kepalaku, bagaimana ya kalau ada aplikasi yang bisa membantu seorang musisi baik yang amatir ataupun yang meniti karir untuk dapat duet dengan dengan musisi yang lebih senior dan berpengalaman. So kalau ada aplikasi ini, apa aja fiturnya kira-kira ya? cekidot.

1. Bekerjasama dengan musisi-musisi professional/berpengalaman
Di aplikasi ini nantinya sudah terdaftar musisi-musisi profesional/berpengalaman yang dapat meluangkan waktunya untuk berkolaborasi dengan musisi yang masih baru. Jadi nantinya musisi baru dapat melihat profil serta pengalaman si musisi profesional, dan kalau dia merasakan tertarik ingin berkolaborasi dengan musisi tersebut dia bisa apply untuk melakukan kolaborasi. Aplikasi ini hanya sebatas untuk mempertemukan saja. Untuk masalah tempat, biaya dan segala macamnya, dapat difollow selanjutnya di dunia nyata, setelah musisi profesional dan musisi baru melakukan kesepakatan melalui aplikasi.

2. Musisi baru wajib melampirkan portofolio pada aplikasi
Tentu gak sembarangan orang yang dapat melakukan apply collaboration sama musisi profesional. Musisi baru tersebut harus punya portofolio juga berupa video dan pengalaman manggung. Portofolio ini akan memudahkan si musisi profesional menentukan bersama musisi baru mana saja dia mau berkolaborasi. Semakin banyak portofolio yang dimasukkan musisi baru, akan membuat musisi profesional dalam menentukan pilihannya.

3. Fitur Advice
Jika nantinya musisi profesional tidak menerima permintaan kolaborasi dari musisi baru, maka musisi profesional dapat memberikan advice atau saran kepada musisi baru. Setelah melihat portofolionya, mungkin saja ada saran-saran yang dapat diberikan musisi profesional kepada musisi baru, agar permainannya bisa lebih baik. Ini bagus kan. Kalo kita lihat di acara-acara pengembangan talenta itu kan, ada musisi-musisi/artis profesional yang menjadi juri dan komentator. Setiap saran, kritik dan masukan mereka sangat baik untuk dijadikan dasar untuk berbenah atau belajar. Selain musisi baru senang dapat masukan dari yang lebih berpengalaman, pasti senang rasanya kan portofolio sudah ditonton oleh musisi idola yang sudah sangat berpengalaman?

4. Fitur Endorse
Selain dapat memberikan advice, musisi baru kalau merasakan terkesan dengan permainan musisi baru juga dapat langsung melakukan apresiasi berupa endorsment. Bagaimana cara endorsenya? Jadi si musisi profesional tinggal tekan tombol endorse pada portofolio musisi baru yang disukainya. Secara otomatis nanti. portofolio itu akan dibagikan ke media sosial milik musisi profesional dan masuk dalam daftar endorse milik musisi profesional pada aplikasi. Emang apa ya fungsinya diendorse ini? Nah, kan bisa aja ada pencari bakat yang lagi nyari bakat-bakat yang sesuai dan dapat dibina jadi lebih bagus. Jadi akan lebih mudah kalau dia bisa lihat langsung dari musisi-musisi profesional yang mengendorse. Serta fungsi fitur endorse ini ya sebagai bantu-bantu lah. Bantu-bantu gimana pulak maksudnya ini? Bantu-bantu dikit, biar nambah-nambah dikit populernya si musisi baru ini nantinya.

5. Fitur Event
Setiap musisi baru dan musisi profesional yang telah mencapai kesepakatan untuk kolaborasi dan akhirnya kolaborasinya sudah terwujud dalam bentuk rencana konser, maka dapat memasukkan jadwal konser/kolaborasinya ke dalam aplikasi. Jadi pengguna yang lain bisa lihat jadwal konsernya dan kalau berminat boleh hadir. Kalau konsernya ada tiket masuknya, pemesanan tiket juga dapat dilakukan melalui aplikasi ini.

So, itulah ledakan imajinasi yang terjadi di kepalaku saat ini.
Dengan adanya aplikasi ini nantinya, semoga para musisi baru bisa lebih cepat proses belajarnya dan semakin dewasa dan matang dalam memainkan musiknya. Serta musisi profesional juga tidak segan-segan untuk berbagi ilmu dan berkolaborasi, sehingga meningkatkan mental dari musisi baru. :)

Okelah ini dulu ledakan imajinasiku kai ini ya. Untuk Ezra, tetap semangat dan berkarya, dan biarlah sebuah ledakan imajinasi ini dapat memacu untuk jadi trumpeter kelas dunia :)
Sampai jumpa pada ledakan imajinasi selanjutnya :)

sumber gambar : youtube.com

2 comments:

  1. Duh ini imajinasinya seru banget. Bakal sangat membantu musisi-musisi berbakat yang masih baru.
    Teruskan Bang ledakan imajinasinya! Semoga bakal segera ada yang terwujud ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe, makasih ya mbak dian.
      amin mbak, moga akhirnya ada yang terwujud :)

      Delete

Tips Mencari Ide Saat Membangun Aplikasi - Pengalaman Sebagai Programmer Bagian 7

Aku sering melakukan hal ini dan sering cukup membuat orang disekitarku heran. Mereka bertanya-tanya mengapa aku berkeliling-keliling dal...