Skip to main content

Tips Melamar Pekerjaan Sebagai Programmer - Pengalaman Sebagai Programmer Bagian 1




Skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir mungkin merupakan suatu perjuangan yang sangat melelahkan. Bila akhirnya skripsi selesai dan sidang berhasil dilalui, maka rasanya itu seperti sudah menuntaskan misi penyelamatan sasuke dari orochimaru (dalam hal ini sasuke berhasil diselamatkan). Menanti jadwal wisuda sambil mengenang masa-masa rumit saat mengerjakan skripsi yang telah berhasil dilalui merupakan hal yang menyenangkan. Tapi semua akan berubah saat perjalanan sebagai seorang jobseeker dimulai.

Mencari pekerjaan sebenarnya tidak terlalu sulit. Ada begitu banyak lowongan pekerjaan yang dapat dilihat melalui media cetak maupun media online serta media sosial. Namun yang menjadi kesulitan adalah disaat tidak ada lowongan pekerjaan yang betul-betul sesuai dengan keinginan atau latarbelakang pendidikan kita. Oleh karena itu saat sudah ada lowongan pekerjaan yang tepat, kita harus betul-betul mempersiapkan diri untuk itu.

Karena aku adalah seorang programmer, maka aku mau membagikan beberapa tips yang baik saat kita melamar sebagai seorang programmer di sebuah perusahaan. Mari kita simak, tips berikut ini.

Sumber : britishcouncil.org

1. Surat Lamaran dalam bahasa Inggris
Seorang programmer dalam pekerjaannya pasti sangat akrab dengan bahasa Inggris. Itu dikarenakan dokumentasi dari berbagai bahasa pemrograman tidak banyak yang dibuat dalam bahasa Indonesia. Bahasa yang paling umum digunakan adalah bahasa Inggris. Oleh karena itu mampu berbahasa Inggris dengan baik akan sangat membantu seorang programmer dalam bekerja.

Jika seorang pelamar mampu membuat lamaran dalam bahasa Inggris, maka sebelum pihak perusahaan melihat bagian bahasa yang dikuasai di CV, telah diketahui terlebih dahulu bahwa si pelamar mampu berbahasa Inggris secara tulisan. Maka ini pasti akan menjadi nilai tambah bagi si pelamar.

2. Lampirkan PortoFolio
Saat wawancara, kebanyakan pelamar mengatakan mampu membuat aplikasi sesuai dengan bahasa pemrograman yang diketahuinya. Namun yang jadi permasalahan adalah, pihak perusahaan tidak mengetahui sejauh apa kemampuan si pelamar. Oleh karena itu jika seorang pelamar telah melampirkan portofolio aplikasi atau website yang pernah dibuat, itu akan membantu pihak perusahaan mengenali kemampuan si pelamar.

Umumnya mahasiswa lulusan jurusan yang berkaitan dengan TI, pasti memiliki praktikum bahasa pemrograman di kampus. Tugas-tugas yang pernah dibuat dapat dilampirkan di portofolio. Misalkan pernah membuat aplikasi kasir. Maka si pelamar dapat melampirkan screenshot aplikasinya serta memberikan penjelasan tentang aplikasi tersebut. Selain itu proyek-proyek yang pernah dikerjakan di luar kampus juga dapat dilampirkan sebagai portofolio.

sumber : gonakedselling.com

3. Berikan ide bagi perusahaan yang dituju
Saat melamar di sebuah perusahaan, seorang pelamar harus mempelajari profil perusahaan yang dilamar. Pelamar juga harus mengetahui aplikasi seperti apa yang sering dibuat oleh perusahaan tersebut. Oleh karena itu, si pelamar dapat membuat sebuah ide aplikasi yang mungkin cocok dikembangkan oleh perusahaan tersebut. Si pelamar dapat mencantumkan alur kerjanya serta fitur-fitur yang dimiliki. Ini pasti akan membuat perusahaan tertarik untuk merekrut si pelamar, karena si pelamar menunjukkan bahwa ingin memberikan kontribusi bagi perusahaan yang dia lamar.

4. Update profile LinkedIn
Beberapa perusahaan ada yang menjadikan media sosial sebagai salah satu cara untuk melihat profil si pelamar. Media sosial yang paling populer digunakan untuk itu adalah linkedin. Oleh karena itu, si pelamar harus rajin mengupdate profil LinkedIn sesuai dengan pengalaman yang dimiliki oleh si pelamar. Jangan biarkan halaman linkedin hanya berisi nama serta pendidikan terakhir, karena itu membuat perusahaan tidak tertarik untuk melihat profil si pelamar. Paling tidak lengkapi semua data pribadi yang dasar. Kemudian isikan juga pekerjaan-pekerjaan yang pernah dilakukan , seperti portofolio di atas.

Itulah beberapa tips bagi para jobseeker yang berminat melamar sebagai programmer. Memang tips ini tidak 100% menjamin membuat anda diterima sebagai programmer di sebuah perusahaan. Tapi paling tidak dengan persiapan yang matang, peluang diterima menjadi lebih besar.

sumber featured image : liputan6.com



-------------------------------FYI-----------------------------------------------
Artikel ini adalah bagian dari Blog Series "Pengalaman Sebagai Programmer".
Lihat artikel lainnya disini
---------------------------------------------------------------------------------


Comments

  1. Dulu pernah pengen nyoba ambil jurusan Pemograman tapi enggak jadi, karna beralih ke design,, lebih ke passion

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, iya ya mas. memang lebih baik mengikuti passion, agar bisa tetap fun saat bekerja :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Aplikasi Pencari Jodoh Suku Karo

Mesin Pangkas Rambut Otomatis

Toko Online (Marketplace) Barang Hasil Daur Ulang