Skip to main content

Tips Saat Bertemu Dengan Klien - Pengalaman Sebagai Programmer Bagian 6



Aku pernah punya pengalaman membuat sebuah aplikasi dalam satu malam, karena ada keperluan mendadak dari si klien yang meminta tolong membuatkan aplikasi dalam 1 hari




Dalam menjahit pakaian, seorang penjahit  biasa mengerjakan pekerjaannya dalam beberapa cara. Yang pertama adalah menjahit pakaian sesuai standar si penjahit. Jadi maksudnya, pakaian yang dibuat oleh si penjahit adalah pakaian yang sudah sesuai dengan mode saat ini dan dengan ukuran yang sudah ditentukan pula oleh si penjahit. Yang kedua adalah, menjahit pakaian sesuai permintaan klien. Klien bisa menyampaikan bagaimana model pakaian yang ingin dijahitkan. Kedua hal itu berlaku juga bagi seorang programmer.

Seorang programmer pasti punya beberapa portofolio aplikasi yang pernah dibuat. Aplikasi itu bisa saja aplikasi yang memang dibuat sendiri oleh sang programmer sesuai dengan manfaat yang telah dipikirkan oleh si programmer. Kalau aku pernah buat aplikasi proposal di android, karena aku kepikiran saja kalau bisa buat proposal di android jadi lebih gampang untuk berjualan. Jadi aku buat karena keinginan sendiri dan bukan karena permintaan klien. Nah, selain itu seorang programmer juga pasti punya portofolio aplikasi yang dibuat sesuai dengan permintaan klien. Dan di artikel ini, kita akan befokus pada hal itu.

Sebagai seorang programmer di perusahaan konsultan, aku sering mengerjakan aplikasi yang merupakan permintaan klien. Perjumpaan dengan klien akan sering dilakukan mulai dari berdiskusi tentang detail seperti apa aplikasi akan dibangun, sampai saat aplikasi sudah selesai dikerjakan. Dari perjumpaan dengan klien tersebut, ada banyak hal yang menjadi pengalaman yang baik bagiku dan aku mau bagikan dengan kita semua. Seperti apa, mari kita lihat.

Persiapan materi sebelum bertemu klien
 
sumber gambar : littlegatepublishing.com
Persiapan yang dilakukan disini maksudnya bukan persiapan seperti berpakaian rapi atau supaya tidak begadang agar tidak telat saat berjumpa klien. Tapi persiapan tentang apa yang akan dibicarakan dengan klien.

Biasanya sebelum bertemu, kita sudah dapat gambaran apa yang akan didiskusikan dengan klien. Oleh karena itu, kita mencari tahu informasi tentang rencana aplikasi yang akan didiskusikan tersebut. Hal ini penting, karena klien yang kita jumpai umumnya ada 2 jenis.

 Yang pertama, jenis klien yang awam teknologi. Klien seperti ini biasanya, berpikir sederhana saja dan tidak terlalu teknis. Jadi saat berdiskusi dengan mereka, kita harus menyampaikan istilah-istilah teknis dengan bahasa yang sederhana. Terkadang banyak klien yang menganggap membuat aplikasi itu adalah hal yang mudah. Oleh karena itu seorang programmer yang bersentuhan langsung dengan klien, harus bisa menjelaskan bagaimana sebenarnya aplikasi itu dibuat dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh klien dan bukan dengan bahasa pemrograman.

Jenis klien yang kedua, adalah klien yang paham teknologi. Klien yang seperti ini biasanya bisa sama pahamnya, lebih paham atau merasa paham dengan dunia pembuatan aplikasi. Kalau kita tidak persiapan, bisa-bisa kita bisa jadi malu sendiri saat berdiskusi dengan mereka. Oleh karena itu, kita harus persiapan terlebih dahulu agar proses diskusi dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada yang dipermalukan. :D

Banyak-banyak bersabar
sumber gambar : kokbelshear.blogspot.com

Hal ini menurutku penting untuk dilakukan sebelum bertemu dengan klien. Mengapa? Karena banyak hal yang tidak terduga yang sering terjadi saat bertemu dengan klien. Saat bertemu dengan klien, klien bisa meminta banyak sekali permintaan dan seringkali permintaan tersebut tidak sesuai dengan dana yang dimiliki oleh si klien. Ada juga klien yang awalnya bertemu tidak mau terlalu perduli dengan bagaiaman aplikasi ini akan dibangun. Tapi setelah aplikasi selesai dibangun, si klien malah memberikan banyak sekali revisi terhadap aplikasi tersebut, karena merasa tidak sesuai dengan apa yang di dalam pikirannya.

Oleh karena itu, kita perlu banyak-banyak bersabar saat bertemu klien. Aku pernah punya pengalaman membuat sebuah aplikasi dalam satu malam, karena ada keperluan mendadak dari si klien yang meminta tolong membuatkan aplikasi dalam 1 hari. Kami menyebutnya dengan proyek pembuatan candi prambanan, karena teringat dengan kisah Bandung Bondowoso yang membangun 1000 candi dalam satu malam. Setelah perjuangan yang begitu mengantukkan karena tidak tidur, akhirnya aplikasi pun selesai kami buat dan berhasil diinstalasi di komputer klien. Tapi toh respon klien biasa-biasa saja menganggap itu hal yang wajar.

Wah kalau kami tidak bersabar, sebenarnya sudah kami kutuk si klien jadi aplikasi dan bukan candi. Tapi karena kami tidak punya kemampuan itu, alhasil kami mengomel-ngomel saja sebelum tidur, karena sudah lelah begadang.

Itulah beberapa pengalamanku, saat bertemu dengan klien. Semoga ada faedah yang dapat diambil dari pengalaman ini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya :)

sumber feature image : searchengineland.com

-------------------------------FYI-----------------------------------------------
Artikel ini adalah bagian dari Blog Series "Pengalaman Sebagai Programmer".
Lihat artikel lainnya disini
---------------------------------------------------------------------------------

Comments

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. Saya bukan programmer
    tapi bisa disebut tukang gambar aja
    dan kalo ketemu klien memang harus bnyak2 sabar
    apa lagi ketemu klien yang banyak permintaan itu
    bikin stress sndiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha.
      iya mas.
      terkadang permintaan tidak sesuai dengan pendanaan ya mas :D

      Delete
  3. wah... udah kayak ikutan hackaton aja ya...membuat aplikasi dalam semalam heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya begitulah mbak.
      membuat candi zaman now :D

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Aplikasi Pencari Jodoh Suku Karo

Ketika Freshgraduate Bekerja Pertama Kali Sebagai Programmer - Pengalaman Sebagai Programmer Bagian 2

Sebelumnya, kita telah mengetahui beberapa tips saat melamar pekerjaan sebagai programmer. Bila masih belum diterima dalam pekerjaan, maka jangan putus asa. Kembali cari perusahaan yang sedang membutuhkan karyawan. Apabila anda sudah diterima bekerja sebagai programmer, maka aku mengucapkan selamat datang.
Apa yang ada di pikiran anda, saat membayangkan bekerja sebagai seorang programmer. Kalau dulu yang aku pikirkan adalah, aku akan membuat aplikasi yang keren dan membantu banyak orang. Dan memang seperti itulah adanya. Di awal pekerjaan, aku dan teman yang baru masuk langsung mendapat pekerjaan untuk memperbaiki tampilan dan fungsi yang rusak pada sebuah aplikasi yang telah ada.
Di awal, beban kerja yang diberikan berbagai perusahaan mungkin berbeda-beda. Ada yang langsung membebankan karyawan untuk mengerjakan pekerjaan yang berat. Ada pula perusahaan yang memberikan waktu bagi programmer barunya untuk belajar terlebih dahulu. Belajarnya dapat melakukan training ataupun menyelesa…

Tips Melamar Pekerjaan Sebagai Programmer - Pengalaman Sebagai Programmer Bagian 1

Skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir mungkin merupakan suatu perjuangan yang sangat melelahkan. Bila akhirnya skripsi selesai dan sidang berhasil dilalui, maka rasanya itu seperti sudah menuntaskan misi penyelamatan sasuke dari orochimaru (dalam hal ini sasuke berhasil diselamatkan). Menanti jadwal wisuda sambil mengenang masa-masa rumit saat mengerjakan skripsi yang telah berhasil dilalui merupakan hal yang menyenangkan. Tapi semua akan berubah saat perjalanan sebagai seorang jobseeker dimulai.
Mencari pekerjaan sebenarnya tidak terlalu sulit. Ada begitu banyak lowongan pekerjaan yang dapat dilihat melalui media cetak maupun media online serta media sosial. Namun yang menjadi kesulitan adalah disaat tidak ada lowongan pekerjaan yang betul-betul sesuai dengan keinginan atau latarbelakang pendidikan kita. Oleh karena itu saat sudah ada lowongan pekerjaan yang tepat, kita harus betul-betul mempersiapkan diri untuk itu.
Karena aku adalah seorang programmer, maka aku mau membagikan beb…