Skip to main content

Testing Aplikasi : Mengapa aplikasi harus selalu ditest kembali? - Pengalaman Sebagai Programmer Bagian 11


"Testing ini perlu dilakukan, bahkan saat aplikasi sudah di tangan pengguna. Malah kadang lebih mudah mengetahui apabila ada error atau hal yang tidak membuat nyaman pengguna, saat si pengguna sudah menggunakan aplikasi tersebut"





Setelah aplikasi selesai dibangun, apakah langsung bisa digunakan oleh user? Ternyata tidak. Karena tidak ada aplikasi yang langsung bisa jadi sempurna. Setiap aplikasi yang telah selesai harus diuji atau ditesting terlebih dahulu. Dan meskipun sudah ditesting, tetap saja pasti ada yang menjadi kekurangan saat aplikasi digunakan. Oleh karena seorang programmer tidak perlu khawatir kalau ada error-error.

Aplikasi populer seperti whatsapp, line, facebook dan sebagainya pun juga tak luput dari error-error atau malfungsi yang terjadi pada aplikasinya. Padahal aplikasi itu bisa saja sudah dirasa cukup sempurna. Dari yang aku alami dan pahami, setidaknya ada beberapa alasan mengapa testing aplikasi perlu dilakukan. 

1. Mengetahui error
sumber gambar : crmbusiness.files.wordpress.com

Pengalamanku saat membangun sebuah aplikasi, memang terdapat error. Tapi biasanya bisa diselesaikan saat mencari lagi solusi di internet atau berdiskusi dengan sesama programmer. Dan akhirnya aku merasakan aplikasi yang kubuat sudah bebas error. Ternyata tidak. Seringkali ada hal yang terlewatkan, yang ternyata masih mengandung error. Oleh karena itu, walaupun kita sudah pede tidak ada error pada aplikasi yang kita buat, tetap saja aplikasi kita membutuhkan pengujian.
Biasa yang melakukan pengujian ini, dapat rekan sesama programmer atau khusus memang karyawan dengan jabatan Quality Assurance Atau Software Tester. Kalo di tempatku bekerja sih gak ada begini, jadi sesama kami aja yang ngetest. :D

2. Menjamin aplikasi aman dari serangan siber
 
sumber gambar : media-assets-04.thedrum.com
Kalau yang ini, berkaitan dengan sekuriti atau keamanan aplikasi, baik dalam data ataupun secara fungsi. Kalau aplikasi yang kita buat tidak aman, bisa-bisa datanya dicuri dan dipergunakan untuk kejahatan lainnya. Fitur yang tidak aman, juga dapat menjadi celah untuk memasukkan virus atau kode berbahaya. Oleh karena itu keamanan aplikasi juga harus turut diuji.
Sekarang sudah cukup banyak perusahaan yang memiliki layanan dalam pengujian sekuriti seperti ini. Selain pengujian, biasanya mereka juga menawarkan jasa konsultansi serta pengamanan aplikasi. Mereka boleh dibilang white hat hacker-lah atau hacker baik. Jadi mereka ngehack untuk mengetahui apa masalahnya. Makanya beberapa tahun yang lalu facebook buat event yang namanya Hackathon, dimana facebook memperlombakan para hacker untuk menemukan celah dalam situs dan layanan mereka.

3. Memastikan pengguna nyaman menggunakan aplikasinya
sumber gambar : 3c1703fe8d.site.internapcdn.net

Kalau kita membuat aplikasi, pasti tujuannya agar dipakai kan? Bisa aja sih, karena iseng-iseng. Tapi kan alangkah senangnya kita kalo aplikasi yang kita buat dipakai oleh orang-orang. Nah, kalau kita mau orang pakai aplikasi kita, tentu kita membuat aplikasi agar senyaman mungkin digunakan oleh pengguna. Dan bagaimana caranya agar kita tahu bahwa aplikasi kita nyaman digunakan oleh pengguna? Itulah perlunya testing

Biasanya yang melakukan testing ini, ya pengguna itu langsung. Oleh karena itu, beberapa startup atau perusahaan teknologi biasanya meminta kesediaan pengguna untuk menguji produk mereka. Dan diharapkan agar pengguna betul-betul jujur atas apa yang mereka rasakan saat menggunakan aplikasi, karena kalau tidak, maka aplikasi tidak akan sesuai dengan kondisi alamiah sih pengguna saat menggunakan aplikasi. 

Itulah pengalaman dan pengetahuanku tentang testing. Testing ini perlu dilakukan, bahkan saat aplikasi sudah di tangan pengguna. Malah kadang lebih mudah mengetahui apabila ada error atau hal yang tidak membuat nyaman pengguna, saat si pengguna sudah menggunakan aplikasi tersebut. Itu dikarenakan mereka menggunakan aplikasi secara natural, karena mereka membutuhkan sesuatu. Kalau programmer dan designer kan menebak-menebak saja. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi juga harus terus dilakukan.

Sampai disinilah dulu ya. semoga artikelnya bermanfaat. Sampai jumpa kita diartikel berikutnya :)

sumber gambar fitur : spartanoracle.com


-------------------------------FYI-----------------------------------------------
Artikel ini adalah bagian dari Blog Series "Pengalaman Sebagai Programmer".
Lihat artikel lainnya disini
---------------------------------------------------------------------------------


Comments

Popular posts from this blog

Aplikasi Pencari Jodoh Suku Karo

Mesin Pangkas Rambut Otomatis

Toko Online (Marketplace) Barang Hasil Daur Ulang